Sunday, March 12, 2017

Surat Referensi

loading...

Diantara dua contoh surat niaga sebelumnya, masih ada satu contoh lagi yaitu "Surat Referensi".Langsung saja kita bahas apa itu surat referensi.

Di bawah ini ada beberapa penjelasan mengenai proses terjadinya seseorang menggunakan surat referensi.

a) Proses terjadinya referensi dagang dan referensi bank. a) Proses terjadinya referensi dagang dan referensi bank.

Penjelasan gambar :
A adalah seorang pengusaha atau pedagang yang mengajukan pesanan kepada produsen B dengan meminta pembayaran kredit.
B adalah seorang produsen yang baru pertama kali menerima pesanan dari perusahaan atau pedagang A.
C adalah seorang produsen atau pengusaha yang sudah lama dikenal oleh pengusaha A dan B. Pengusaha C inilah yang di minta oleh pengusaha B untuk memberikan keterangan atau informasi tentang keadaan calon debiturnya yaitu A. Referensi ini disebut referensi dagang.
D adalah Bank yang dikenal oleh A dan B karena A membuka rekening pada bank tersebut maka B meminta kepada D untuk memberikan informasi tentang keadaan keuangan A yang menjadi utang piutang A terhadap D.

Keterangan : Bank C maupun D harus memberikan keterangan yang objektif dan bersifat rahasia tentang A tersebut. Domisi atau tempat kedudukan A, B, C, dan D. harus sama pada sebuah kota yang sama umpamanya ketiganya berdomisili di bandung atau sebagainya. b) Proses terjadinya referensi jabatan.
A adalah seorang pelamar yang mengajukan lamaran kerja kepada perusahaan B.
B adalah pimpinan perusahaan atau kepala kantor yang menerima surat lamaran kerja dari A.
C adalah kepala sekolah tempat A pernah sekolah, sampai mendapatkan STTB atau ijazah terakhirnya maka C bila diminta keterangan tentang keadaan A, oleh B, harus menjelaskan pribadi A tersebut yang baiknya maupun sifat yang buruknya, selama dia bersekolah di sekolah tersebut.
D adalah pimpinan atau kepala bagian personalia sebuah perusahaan yang dikenal oleh B, karena A pernah bekerja pada perusahaan yang dipimpin oleh D. Bila B meminta informasi tentang A, D harus menjelaskan pribadi A dengan jujur selama A menjadi pegawainya, baik cara kerjanya sifat buruk maupun sifat baiknya. Keterangan yang diberikan C dan D harus objektif dan bersifat rahasia.
Untuk contoh dari surat referensi dapat anda klik di bawah ini : Itulah sedikit contoh surat referensi, bagaimana apakah surat referensi berguna bagi anda. Melalui surat ini kita dapat mengetahui baik buruknya perusahaan yang melakukan pemesanan atau bekerjasama, atau juga seseorang yang melamar bekerja.

Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon