Tuesday, July 18, 2017

Surat Perjanjian Sewa Menyewa

loading...


Ketika seseorang menyewakan suatu barang tertentu dengan biaya yang mungkin sedang atau sangat mahal. Apakah pihak yang menyewakan langsung begitu saja memberikan barang tersebut kepada penyewa, tentu saja tidak. Pastinya harus ada bukti yang kuat agar sewa-menyewa tersebut menjadi aman. Karena pihak yang menyewakan tidak ingin mengalami kerugian pastinya dan begitu pula dengan penyewa yang tidak ingin menyewa barang yang tidak sesuai dengan yang diinginkan, oleh karena itu diperlukan surat perjanjian sebagai salah satu bukti adanya sewa menyewa.

Untuk itu yang kita butuhkan adalah Surat perjanjian sewa menyewa. Surat perjanjian sewa-menyewa adalah suatu surat yang berisikan perjanjian, dimana pihak yang satu (yang menyewakan) mengikatkan dirinya untuk memberikan kepada pihak yang lainnya (penyewa) berupa kenikmatan dari sesuatu barang selama waktu tertentu dan dengan pembayaran harga atau uang sewa oleh penyewa. Dalam hal ini hak dan kewajiban masing-masing pihak dicantumkan pada surat tersebut, sehingga kedua belah pihak tidak boleh ada yang di rugikan.

Adapun, Isi dan susunan surat perjanjian sewa-menyewa:
  • Objek atau barang yang disewakan,
  • Tujuan penggunaan objek yang disewakan,
  • Harga sewa yang disetujui,
  • Kewajiban memelihara objek yang dipersewakan,
  • Larangan mengadakan perubahan atas pemindahan hak kepada pihak ketiga,
  • Pengembalian objek yang disewakan, dan
  • Lain-lain yang diperlukan atau hak dan kewajiban lainnya yang dipandang perlu.

Selain itu, dalam menyusun surat perjanjian sewa menyewa hendaknya antara yang menyewakan dan penyewa memperhatikan:
  1. Penyewa mengadakan penelitian objek yang akan disewakan
  2. Yang menyewakan harus meneliti tujuan penggunaan objek yang disewakan
  3. Mengadakan pembicaraan untuk saling mengajukan syarat-syarat yang dikehendaki oleh kedua belah pihak
  4. Dalam mengemukakan hak dan kewajiban masing-masing pihak tidak boleh saling memaksakan kehendak
  5. Kedua belah pihak mengadakan kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak
  6. Memilih dan menentukan saksi-saksi atau Notaris yang disetujui bersama.

Nah, itulah sedikit penjelasan singkat mengenai Surat Perjanjian Sewa Menyewa. Bagaimana? Apakah Anda paham, jika belum paham silahkan baca lagi dari awal sampai akhir. Untuk Format Surat dapat Anda unduh di bawah ini:

Surat Perjanjian Sewa Menyewa -> Unduh Format

Jika ada pertanyaan seputar artikel ini dapat Anda sampaikan melalui kolom komentar atau melalui Contact. Luangkan waktu sejenak Anda untuk Share artikel ini di social media jika menyukainya dengan menekan tombol di bawah ini. Terima kasih, Semoga bermanfaat.


EmoticonEmoticon